Salam Barbie Power Rangers semua !
Baca Selengkapnya → Ini pembukaan
Post sebelumnya aku ngepost tentang SMA kan ya ? sekarang aku kembali, dan aku telah merasakannya :) Enak juga sih jadi anak SMA, keliatan udah dewasa. Iya keliatan dewasa, liat aja belum 17 tahun tapi punya SIM. Jadi setelah beberapa hari masuk sekolah baru aku mau curhat nih tentang pengalaman dari kemarin dan yang kemarinnya lagi.
Hari-hari MOS lumayan asik, terhindar dari bayanngan yang sadis, suram, sampe ada berita bunuh diri. Walaupun kostumnya agak ribet tapi ini keren karena ada antena, rompi anti bencong, dan tidak lupa cewiwi yang menempel di punggung. Dalam masa MOS aku masuk di kelas yang agak nggesrek otaknya, di kelas X-6. Kirain bakalan satu tahun begini, tapi ternyata angkatan kami sudah menerapkan kurikulum 2013 yang berarti peminatan dimulai sejak kelas 10, mau ngga mau harus pisah dah. Yang terpenting di kelas X-6 adalah saat kita bersama, suka aja kompaknya kelas ini, apalagi pas Pentas Seni. Kok ? gimana ngga ? kita nari di lapangan pakai daster, nyanyi nenek moyangku, absurd lah pokoke. Bersyukur lah masa MOS udah happy, semoga kedepannya gitu :)
*refreshing*
Setelah liburan setelah MOS, kita langsung masuk kelas baru lagi, iya baru. Langsung dibagi antara kelas MIPA dan Sosial. Aku masuk kelas MIPA-4, lokasinya ada di lantai ke-3. Hari pertama pasti kan pake baju SMA pertama kali kan ya ? *ciye anak SMA* Kerah masih kaku, bau baju bbaru masih semerbak, masih kinclong lah pokokmen. Dengan gagahnya masuk portal masuk dunia SMA (baca = gerbang) eh baru aja gabung sama temen-temen, adaa aja yang merhatiin aku dari ujung rambut sampai ujung jempol -.- bukan, bukan fans, atau secret admirer, temen cowok kok :). Dia berkata "Fidh, kamu logonya salah ya, kok itu logonya ada di bagian kanan?" boleh si ngomong TAPI YA JANGAN TERLALU KERAS !! gila seluruh penjuru lorong ngliatin bajuku dan bertanya, penjahitmu freestyle ya tanpa liat panduan ? huft. Untung saja ada yang kaya aku, terimakasih yaAllah :)
Setelah kejadian itu kami semua masuk kelas ke masing-masing kelas yang telah dibagi, belum lama duduk kami didatangi seorang guru yang menjabat menjadi wali kelas kami, orangnya perfeksionis tapi enak. Setelah perkenalan saatnya pemilihan ketua kelas, daan aku dijabatkan bersama 4 orang lainnya, dengan cara votting aku menang mutlak *its kampret*. Setelah terpilih aku disuruh pidato singkat di depan kelas. Baru mau terimakasih, kelas dikagetkan dengan lagu patriotisme. Sontak aku memegang dada bagian kiri layaknya pemain sepakbola yang hendak berlaga. Setelah lagu perang dibunyikan saya langsung pidato dan selesai. Banyak perubahan dari kelas yang sebelumnya, kalo yang ini kesannya seperti ada kebakaran. Yaa sampe detik ini, baru itu yang bisa kuceritakan tentang masa SMA, kurang lebihnya mohon maaf :)
Setelah kejadian itu kami semua masuk kelas ke masing-masing kelas yang telah dibagi, belum lama duduk kami didatangi seorang guru yang menjabat menjadi wali kelas kami, orangnya perfeksionis tapi enak. Setelah perkenalan saatnya pemilihan ketua kelas, daan aku dijabatkan bersama 4 orang lainnya, dengan cara votting aku menang mutlak *its kampret*. Setelah terpilih aku disuruh pidato singkat di depan kelas. Baru mau terimakasih, kelas dikagetkan dengan lagu patriotisme. Sontak aku memegang dada bagian kiri layaknya pemain sepakbola yang hendak berlaga. Setelah lagu perang dibunyikan saya langsung pidato dan selesai. Banyak perubahan dari kelas yang sebelumnya, kalo yang ini kesannya seperti ada kebakaran. Yaa sampe detik ini, baru itu yang bisa kuceritakan tentang masa SMA, kurang lebihnya mohon maaf :)
